5 Cara Menulis Cerpen yang Baik dan Berkualitas Paling Mudah

Cerita pendek atau yang sering disebut “Cerpen” merupakan salah satu jenis karya tulis yang pembuatannya terbilang cukup mudah. Meskipun bukan seorang penulis cerpen, tetapi kamu bisa memanfaatkan beberapa cara menulis cerpen yang baik dan berkualitas sehingga karyamu akan mendapatkan banyak pembaca.

Perlu diingat bahwa cerpen sangat berbeda dengan novel. Seperti namanya “cerita pendek” itu berarti penulisan cerpen pun tidak terlalu banyak selayaknya ketika menulis novel. Sebaliknya, cerpen biasa ditulis lebih ringkas dan hanya menyampaikan berbagai hal tertentu saja dalam sebuah cerita ataupun peristiwa.

Kalangan sastrawan mempunyai rumusan yang berbeda-beda tentang cerpen. Akan tetapi semuanya sepakat bila cerpen merupakan rekaan cerita yang pendek. Ada yang mengatakan bahwa cerpen memang harus singkat dan jumlah katanya tidak melebihi 10.000 kata. Dan ada pula yang membatasinya dengan kisaran 500-30.000 kata. Karenanya lahirlah ungkapan jika cerpen merupakan cerita yang bisa dibaca hingga habis dalam sekali duduk.

Apabila kamu ingin menulis cerpen yang berkualitas, berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghasilkan cerita pendek yang baik dan menarik.

Cara Menulis Cerpen yang Baik dan Berkualitas Termudah

1. Menemukan Ide

Ide merupakan hal pokok yang harus dimiliki oleh setiap penulis. Untuk menghasilkan karya yang menarik dan berkualitas tidak harus dengan menggunakan ide yang rumit dan sulit dipecahkan. Kamu bahkan bisa memanfaatkan kejadian sehari-hari yang dialami sebagai ide pokok untuk membuat cerpen.

Apabila setelah menemukan ide ternyata kamu bingung menentukan judulnya, maka kamu dapat menjadikan ide tersebut sebagai judul yang menarik. Misalnya kamu melihat segelas kopi yang tumpah, dari situlah kamu bisa menarik judul yang unik, misalnya “Sepekat Ampas Kopi”. Dan jika dirasa judul yang kamu tentukan kurang sesuai dengan cerita yang dibuat, kamu masih bisa mengubahnya dengan sangat mudah.

Untuk menemukan ide, kamu bisa mencarinya dengan membaca referensi lain, menonton film dengan genre yang sama, mendengar musik, atau justru memanfaatkan kejadian yang dilihat secara langsung. Bukalah wawasanmu seluas mungkin dan seraplah banyak ide ke dalam pikiranmu. Tulisalah ide-ide tersebut pada catatan, kemudian pilihlah sesuai dengan yang kamu ingin kembangkan dalam cerpen.

2. Pahami Unsur-unsur Cerpen

Meskipun tidak terlalu sulit seperti halnya menulis novel, tetapi kamu juga harus memperhatikan beberapa hal yang akan berguna untuk membentuk cerita pendek. Tentunya hal ini akan menjadi cara menulis cerita pendek yang tidak boleh terlewatkan salah satunya. Karena untuk membentuk cerita yang utuh kamu harus memenuhi berbagai unsur pendukungnya.

Berbagai unsur dalam novel ini perlu ditentukan sebelum kamu mulai menuangkan ide dalam sebuah tulisan. Sehingga dalam pelaksanannya kamu akan terhindar dari berbagai kesulitan.

Berikut beberapa unsur penting yang harus terdapat dalam cerpen:

  • Tema atau Gagasan Inti
  • Alur atau Plot (Rangkaian peristiwa yang dapat menggerakkan cerita dalam mencapai efek tertentu.)
  • Penokohan (Pastikan tokoh yang diciptakan tampak nyata dan ‘hidup’ sehingga pembaca merasa bahwa ceritamu benar-benar nyata.)
  • Setting atau Latar (Segala keterangan mengenai ruang, suasana, dan waktu dalam cerita.)
  • Sudut Pandang Tokoh (Bisa berupa: Aku, saya, kamu, dia, mereka, kita, ataupun nama tokoh.)
  • Amanat

Beberapa unsur tersebut dapat menjadikan cerpen yang kamu tulis terasa lebih hidup dan menjadi menarik. Menentukan berbagai unsur tersebut sangatlah mudah dan kamu bisa menggarapnya hanya dalam beberapa belas menit saja. Setelah menemukan kecocokan kamu juga bisa langsung menulis cerpen seperti yang diinginkan.

Baca juga : Cara membaca wattpad offline tanpa batas

3. Menulis dengan Gayamu Sendiri

Cara menulis cerpen dengan baik dan benar yang selanjutnya yakni dengan menulis sesuai dengan gayamu sendiri. Karena kamu bisa membaca tulisan orang lain, pasti kamu bisa bercerita menggunakan gaya bahasamu sendiri. Tetapi banyak pemula yang pesimis dan berpikir “pasti gagal” padahal belum pernah mencobanya dengan maksimal.

Kamu tidak akan bisa membuat cerpen yang berkualitas bila tidak mau mencobanya. Bahkan, percobaan yang hanya satu atau dua kali juga belum cukup untuk meningkatkan kualitas karyamu. Di sini kamu bisa menulis cerita pendek sesuai dengan gaya bahasa yang biasanya dilakukan dan digunakan. Tulislah sesuai dengan kemampuanmu dan terus berlatih karena seiring berubahnya waktu, kualitas karyamu pasti akan semakin berkembang.

Loading...

Sering-sering membuka PUBEI dan KBBI untuk menemukan kosa kata yang baku dan juga agar karya yang kamu hasilkan dapat sesuai dengan aturan kepenulisan yang benar. Kamu tidak perlu memaksakan diri untuk menghasilkan kalimat seperti penulis terkenal lainnya.

Sebab setiap penulis mempunyai gaya kepenulisannya masing-masing, termasuk juga denganmu. Berlatihlah menulis walaupun kamu baru bisa menghasilkan 500 kata saja. Lambat-laun pasti kamu bisa membuat cerpen dengan baik seperti yang diimpikan.

4. Membuat Paragraf Pembuka yang Menarik

Kamu tidak akan menghasilkan cerita pendek ataupun karya lainnya bila tidak mau memulainya. Sebagai cara membuat cerpen yang menarik untuk dibaca kamu harus berani untuk mulai menulis paragraf pembuka. Hindari kalimat yang bertele-tele ataupun membuat pembuka yang rumit sehingga karya yang kamu hasilkan bisa menarik orang lain untuk membacanya.

Paragraf awal berperan penting dalam setiap karya tulis. Apabila paragraf pembukamu menarik, para pembaca pasti akan betah membaca tulisanmu hingga akhir. Namun sebaliknya, bila paragraf pembuka yang kamu buat ternyata membosankan dan terkesan tidak penting, pembaca pasti akan meninggalkan karyamu dan tidak mau melanjutkannya lagi.

Sebagian orang mengibaratkan bahwa paragraf pembuka seperti patung pajangan yang dipasang dan dihias dalam etalase toko. Apabila dalam sekilas sudah tampak menarik, pasti banyak orang yang akan melihatnya dengan saksama. Itu artinya kamu harus membuat paragraf awal yang menarik agar pembaca terpancing untuk membaca ceritamu hingga selesai.

Baca juga : Aplikasi novel gratis tanpa beli koin

5. Lakukan Self Editing

Langkah ini merupakan bagian terpenting sebelum mengirimkan cerpen untuk diikutkan dalam perlombaan ataupun ke platform menulis. Setelah kamu selesai menulis cerita, lakukanlah pengecekan ulang serta pengeditan sehingga karya yang baru saja kamu tulis menjadi karya yang terbaik.

Telitilah dengan cermat kesalahan ketik, ejaan, tanda baca, kosa kata, struktur kalimat, dan berbagai kesalahan lainnya. Dengan membaca ulang kamu akan tahu di mana letak kesalahanmu sehingga waktu yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki cerpenmu itu. Pastikan juga bahwa kalimat yang kamu gunakan sudah efektif dan tidak ada cacat logika di dalamnya.

Untuk bisa dan terbiasa menulis cerpen dengan baik, kamu juga harus membaca banyak cerpen dari penulis lain yang sudah mumpuni. Sehingga kamu bisa mempelajarinya secara perlahan dan terapkan pengetahuan yang kamu dapatkan dalam karya yang kamu tulis.

Penutup

Dari cara menulis cerpen yang baik dan berkualitas tersebut mana saja yang sudah kamu pahami? Satu per satu langkah ini akan memudahkanmu untuk mendapatkan hasil yang baik sehingga karyamu akan dilirik oleh banyak pembaca.

Loading...

vestoli

Pecinta kopi, teknologi, fotografi, setia dan suka olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!