Kuliah sambil kerja apakah bisa ? Begini Tips dan Cara Menjalaninya

Kuliah sambil kerja apakah bisa ? Tentu sangat bisa dong. Karena saat masih kuliah dulu, saya juga melakukannya. Oleh sebab itu saya membuat artikel ini untuk berbagi pengalaman dan semoga dapat menjadi inspirasi bagi kalian yang ingin kerja sambil kuliah.

Loading...

Karena nggak bisa dipungkiri bahwa bagi kita yang ingin kuliah tapi nggak cukup biaya, maka pilihan kerja sambil kuliah terpaksa di ambil. Tentu ini bukanlah hal yang mudah dilakukan, karena ada beberapa risiko yang harus dihadapi. Apa sajakah itu ? Berikut penjelasannya.

Risiko kuliah sambil kerja

Berbekal dari pengalaman pribadi, rasanya kuliah sambil kerja itu berat. Iya, inilah fakta pertama yang harus kamu tahu. Kenapa demikian ? Karena saat kamu memutuskan untuk menjalani aktifitas ini, maka fokus tubuh dan fikiran akan terbagi menjadi dua.

Pertama, fokus pada belajar dan juga harus mampu fokus pada pekerjaan. Untuk menjalaninya tentu akan membuat stres jika kamu nggak mampu memanajemen semuanya dengan baik. Jadi, asalkan kamu yakin dan mampu untuk melakukannya dengan baik, maka ini bukanlah sesuatu yang harus kamu takutkan.

Tips agar bisa kuliah sambil kerja

1. Cari pekerjaan yang cocok sambil kuliah

Tips yang pertama yaitu kamu harus mampu mendapatakan pekerjaan yang cocok dan bisa di sambi kuliah. Untuk mendapatkannya tentu bukan perkara yang mudah. Apalagi saat ini situasi di dunia kerja sedang nggak baik sehingga banyak terjadi PHK dimana-mana.

Agar bisa mendapatkan pekerjaan paruh waktu, maka kamu bisa mencarinya di institusi atau kantor-kantor yang menyediakan lowongan karyawan honorer. Atau bisa juga di tempat-tempat yang membuka lowongan kerja per jam. Meskipun gajiannya kecil, tapi nggak papa yang penting bisa buat tambahan biaya kuliah.

Baca juga : Ide jualan di rumah

2. Memilih universitas/kampus yang tepat

Ada banyak pilihan kampus yang menyediakan pilihan kelas. Biasanya selain kelas reguler, ada juga kelas karyawan yang khusus untuk mereka yang sudah bekerja. Ya meskipun biasanya biaya yang harus dikeluarkan lebih mahal ketimbang kelas reguler.

Dari pengalaman kuliah kelas karyawan yang telah saya lakukan, tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Selain yang telah saya sebutkan di atas, tapi juga mata kuliah dan jam belajarnya lebih sedikit jika dibandingkan dengan yang reguler.

3. Cara membagi waktu kuliah

Kemampuan dalam manajemen waktu merupakan kunci utama jika kamu benar-benar ingin kuliah sambil kerja. Karena jika kamu nggak bisa membagi waktunya dengan baik, maka salah satu akan menjadi korban. Biasanya sih jam kuliah yang akan terbengkalai.

Kenapa demikian ? Karena nggak mungkin kan kita bisa sering bolos atau izin saat bekerja. Bisa-bisa gaji dipotong dan risiko di pecat juga lebih tragis dari pada ditinggal mantan. Yah, kecuali jika kamu mempunyai usaha di rumah sendiri yang bisa mengatur waktu sesuka hati.

Loading...

Baca juga : Usaha kecil-kecilan di rumah

Cerita motivasi kuliah sambil kerja

Ada banyak orang yang mempunyai cita-cita agar bisa mengenyam pendidikan tinggi di bangku perkuliahan. Tapi sayangnya, banyak yang terkendala dengan biaya, termasuk saya.

Bagi yang mempunyai mental lemah, tentu nggak akan mau berjuang untuk menggapai cita-cita tersebut. Tapi bagi orang orang yang mempunyai keyakinan bahwa pasti ada jalan jika kita terus berusaha, maka pasti nggak akan menyerah.

Ketika saya dulu saat menempuh perjuangan kuliah sambil kerja, banyak sekali keajaiban dan jalan keluar yang nggak di sangka-sangka.

Bayangkan saja, saat itu, biaya persemester yang harus saya bayar yaitu 2.300.000 Rupiah. Sedangkan gajian yang dapatkan dari kerja honorer sebesar 450.000 Rupiah perbulan. Belum dipotong uang bensin dan uang makan saat kerja.

Jika difikir secara logika tentu nggak bakal cukup untuk bayar biaya kuliah dan ongkos. Apalagi jarak kampus dari rumah cukup jauh. Jika ditempuh pake motor, biasanya butuh waktu 1 jam perjalanan. Yah, kadang sampe motor kehabisan bensin lah, rusak dan lain-lain. Yah, Namanya juga motor tua..

Tapi anehnya, selama 4 tahun saya menjalani aktifitas kuliah sambil kerja, Alhamdulillah selalu ada aja jalan keluar buat biaya kuliah. Meskipun harus banting tulang dan terkadang harus dorong motor karena kehabisan ongkos yang penting kuliah bisa rampung.

Penutup

Itulah sepenggal pengalaman bagaimana cara kuliah sambil kerja yang telah saya lakukan. Sebenarnya ada banyak sekali perjuangan yang pedih. Tapi itu udah terjadi dan nggak perlu lagi di ingat lagi.

Yang penting tujuannya adalah semoga ini bisa menjadi cerita untuk memotivasi bagi kalian yang akan atau sedang menempuh kuliah sambil kerja. Jika ini bermanfaat, maka kalian harus semangat untuk meraih pendidikan yang di cita-citakan.

vestoli

Pecinta kopi, teknologi, fotografi, setia dan suka olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!