5 Rahasia Menjadi Customer Service yang Jadi Rebutan

Menjadi customer service merupakan pengalaman baru bagi hidup saya. Pertengahan tahun 2019 lalu di kantor saya sedang kolebs dan diadakan mutasi besar-besaran, sehingga menjadikan beberapa staf kantor merasa tidak aman dan nyaman dalam bekerja.

Sebetulnya saya sudah memikirkan matang-matang rencana kedepan jika saya sampai terkena mutasi atau harus resign. Tepatlah pada bulan agustus akhir, saya bersama teman-teman staf lain mendapatkan undangan meeting dan diputuskan untuk mutasi masal.

Keluar dari ruang meeting, kemudian saya membuat surat pengunduran diri dengan alasan mengerjakan project menulis dari online.
Positif resign kerja, saya langsung mengerjakan project menulis freelance sambil melamar kerja via email.

Di facebook saya melihat ada lowongan kerja yang saya anggap saya mampu kerja disana. Saat itu lowongan yang dibutuhkan adalah customer service dan admin.

Lamaran saya di respon baik hingga saya diterima bekerja di sana. Awal saya bergabung, saya khawatir jika perusahaan kecewa dengan kinerja saya nanti, karena saya merasa tidak ada keahlian dalam handle customer. Namun saya yakin, perusahaan pasti sudah memikirkan matang-matang sebelum menerima saya.

Alasan Bekerja Sebagai Customer Service

Bekerja sebagai customer service ternyata mengasyikan. Bagi saya ini tidak hanya pekerjaan baru, tapi juga passion baru, hobi baru, dunia baru dan perlahan saya sangat mencintai dunia marketing.

Alasan saya bekerja sebagai customer service karena tidak ada perusahaan lain yang merespon cepat email lamaran saya, pertimbangan lain karena lokasinya dekat dari jarak rumah saya.

Gaji Customer Service

Waktu di bulan pertama saya bekerja terasa sangat berat. Karena saya belum bisa menguasai produk knowledge, belum bisa follow up customer, belum bisa handle customer, parahnya lagi saya belum bisa target.

Namun bulan kedua, saya sudah cukup puas dengan gaji yang saya dapatkan. Tidak hanya gaji pokok, saya juga dapat bonus dari target yang bagi saya gaji tersebut sangat cukup

Resiko Menjadi Customer Service

Saya sempat resah mengenai gaji pekerjaan saya sebagai customer service. Pekerjaan ini full time, pulang bekerja saya tetap membawa handphone kantor, setiap ada wa masuk saya harus membalas dengan fast respon.

Waktu tidur saya terbengkalai, makan saya tidak teratur hingga saya tidak ada waktu untuk liburan. Pelan-pelan saya bisa memanegement waktu mulai bangun tidur hingga tidur kembali dengan lega tanpa memikirkan target.

Tugas Dan Tanggung Jawab Customer Service

Menjadi customer service ternyata memiliki tugas dan tanggung jawab yang kompleks. Meskipun tugas utamanya adalah bisa target, namun di dalamnya ada jobdesk yang tidak sedikit.

Inilah beberapa tugas dan tanggung jawab saya sebagai customer sales, antara lain :

  1. Menawarkan produk
  2. Memberikan informasi manfaat produk
  3. Follow Up calon customer yang tidak merespon pesan
  4. Menerima telepon customer
  5. Membalas chat customer dengan fast respon
  6. Target
  7. Memberikan resi pengiriman
  8. Menawarkanrepeat order

Contoh Customer Service

Memang dalam dunia marketing ada banyak sebutan mengenai CS. Ada yang menyebutkan customer service, ada juga yang menyebutkan customer sales yang pada intinya tugas dan tanggung jawabnya sama.

Karena perusahaan tempat bekerja saya adalah perusahaan penjualan online, jadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan customer sangat minim, kecuali ada customer yang datang sendiri membeli produk ke kantor.

Apakah Anda pernah memiliki pengalaman yang sama sebagai customer service ? Tentu pekerjaan ini sangat menantang dan anda pasti berkesempatan mendapatkan bonus sebanyak-banyaknya dari hasil penjualan perusahaan.

vestoli

Pecinta kopi, teknologi, fotografi, setia dan suka olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!